
Laga QNB League musim 2015 sudah resmi dibuka di stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (4/4) kemarin. Ketua umum PSSI, Djohar Arifin pun menyaksikan secara langsung laga yang mempertemukan sang juara bertahan, Persib Bandung dengan Semen Padang. Bukan hanya disajikan dengan laga yang seru, dia juga mendapat kesempatan melihat atraksi menawan dari para bobotoh.
Menurut pria yang menjadi ketua PSSI ke-14 itu pun mengaku bangga melihat animo para suporter Bandung yang melakukan aksi koreografi apik di 3 tribun. Para bobotoh memang melakukan koreo yang menampilkan angka 95-14 sebagai tanda di tahun itu Persib meraih gelar juara. Sedangkat di tribun utara dan selatan menampilkan 2 bintang yang artinya jumlah trofi Persib di kompetisi kasta tertinggi di tanah air.
“Sebuah kehormatan dari masyarakat Jawa Barat, tim juara musim lalu openingnya disini makanya saya dukung kesini, sebagai symbol mendukung sepak bola Indonesia,” ungkapnya ketika diwawancara di tribun kehormatan.
Djohar mengatakan aksi kreatif seperti ini perlu dipertahankan dalam memberi dukungan bagi tim sekaligus menerbar teror bagi tim tamu. Menurutnya koreo ini dianggap positif ketimbang suporter yang melakukan nyanyian rasis kepada pemain lawan.
“Luar biasa, ini perlu dipertahankan saya harapkan kedepannya bisa terus berlangsung,” tukasnya

0 komentar:
Posting Komentar